Selasa, 28 Mei 2013

Masalah Pada File Sistem Windows XP Professional

Windows XP adalah jajaran sistem operasi berbasis grafis yang dibuat oleh Microsoft untuk digunakan pada komputer pribadi, yang mencakup komputer rumah dan desktop bisnis, laptop, dan pusat media (Media Center). Nama "XP" adalah kependekan dari "Experience". Windows XP merupakan penerus Windows 2000 Professional dan Windows Me, dan merupakan versi sistem operasi Windows pertama yang berorientasi konsumen yang dibangun di atas kernel dan arsitektur Windows NT. Windows XP pertama kali dirilis pada 25 Oktober2001, dan lebih dari 400 juta salinan instalasi digunakan pada Januari 2006, menurut perkiraan seorang analis IDC. Windows XP digantikan oleh Windows Vista, yang dirilis untuk pengguna volume license pada 8 November 2006, dan di seluruh dunia untuk masyarakat umum pada tanggal 30 Januari 2007. Banyak Original Equipment Manufacturer (OEM) dan juga penjual ritel menghentikan produksi perangkat dengan Windows XP pada tanggal 30 Juni 2008. Microsoft sendiri terus menjual Windows XP melalui Custom-built PC (OEM kecil yang menjual komputer rakitan) sampai dengan 31 Januari 2009. Windows XP mungkin akan tetap tersedia bagi para pengguna korporasi dengan volume licensing, sebagai sarana downgrade untuk komputer-komputer yang belum siap menjalankan sistem operasi baru, Windows Vista Business Edition atau Ultimate Edition atau Windows 7 Professional.
Windows XP tersedia dalam berbagai macam edisi. Edisi yang paling umum dari sistem operasi Windows XP adalah Windows XP Home Edition, yang ditargetkan untuk pengguna rumahan, dan juga Windows XP Professional, yang menawarkan fitur-fitur tambahan seperti dukungan untuk domain Windows Server dan dua prosesor fisik, dan ditargetkan di pasar power user, bisnis dan perusahaan klien. Sementara itu, Windows XP Media Center Edition memiliki fitur multimedia tambahan yang menawarkan kemampuan untuk merekam dan menonton acara TV, melihat film DVD, dan mendengarkan musik. Ada lagi Windows XP Tablet PC Edition didesain khusus untuk platform PC Tablet, yakni sebuah komputer pribadi yang menggunakan stylus. Windows XP akhirnya dirilis untuk dua arsitektur tambahan selain tentunya Intel i386, yang disebut dengan Windows XP 64-bit Edition untuk prosesor berarsitektur IA-64 (Itanium) dan Windows XP Professional x64 Edition untuk prosesor berarsitektur x86-64. Ada juga Windows XP Embedded, sebuah versi Windows XP Professional yang dikurangi segala fiturnya di sana sini untuk pasar tertentu, dan Windows XP Starter Edition yang dijual di beberapa negara berkembang. Pada pertengahan 2009, sebuah pabrik pertama mengungkapkan bahwa mereka memiliki sebuah telepon selular berbasis sistem operasi Windows XP.
Versi Windows berbasis arsitektur NT dikenal dengan stabilitas dan efisiensi yang lebih baik ketimbang versi Windows 9x. Windows XP menyajikan antarmuka grafis yang dirancang ulang secara signifikan, hingga perubahan tersebut dipromosikan oleh Microsoft sebagai tampilan yang lebih user-friendly dari versi Windows sebelumnya. Sebuah fasilitas manajemen software baru yang disebut Side-by-Side Assembly diperkenalkan untuk memperbaiki masalah "DLL Hell" yang sering muncul pada Windows 9x. Windows XP juga merupakan versi pertama Windows untuk menggunakan aktivasi produk "Windows Product Activation" untuk memberantas pembajakan peranti lunak, meski hal ini menjadi kontroversi. Windows XP juga telah dikritik oleh beberapa pengguna untuk kelemahan keamanan komputer, integrasi beberapa aplikasi seperti Internet Explorer 6 dan Windows Media Player yang sangat ketat, dan untuk aspek-aspek dari standar antarmuka pengguna. Versi dengan Service Pack 2, Service Pack 3, dan Internet Explorer 8 dialamatkan beberapa kekhawatiran ini.
Selama pengembangan, proyek pengembangan Windows XP ini dikenal dengan nama kode "Whistler", yang diambil dari sebuah daerah diBritish Columbia, karena banyak karyawan Microsoft sering melakukan ski di Whistler-Blackcomb.
Berdasarkan data riset Net Applications, Windows XP masih mencatat pangsa pasar 49,8 persen pada Juli 2011. Ini untuk pertama kalinya sistem operasi tersebut tercatat di bawah pangsa pasar 50 persen. Hal tersebut karena naiknya popularitas Windows 7 yang sudah mencapai 29,7 persen.
Meski masih dominan, Microsoft sebenarnya risau karena teknologi yang digunakan sudah bisa dikatakan uzur. Bulan lalu, Microsoft merilis edaran buat para pengguna bahwa saat ini adalah waktu yang tepat beralih dari Windows XP ke Windows 7. Microsoft akan mengakhiri dukungan kepada Windows XP SP 3 pada April 2014..

Utilitas Konfigurasi Sistem mengotomatiskan langkah pemecahan masalah rutin yang digunakan oleh Petugas Profesional Layanan Dukungan Produk Microsoft ketika mereka mendiagnosis masalah konfigurasi sistem. Ketika Anda menggunakan utilitas ini untuk memodifikasi konfigurasi sistem, Anda dapat memilih kotak centang untuk mengurangi masalah yang menyangkut konfigurasi Anda. Proses ini mengurangi resiko kesalahan pengetikan yang mungkin Anda lakukan saat Anda menggunakan editor teks seperti Microsoft Notepad. Anda harus logon sebagai administrator atau anggota grup Administrators untuk menggunakan utilitas Konfigurasi Sistem.

Untuk memulai utilitas Konfigurasi Sistem, klik Mulai, klik Jalankan, ketik msconfig pada kotak Buka, kemudian klik OK.

Ketika Anda menggunakan utilitas Konfigurasi Sistem, Anda dapat mengatur kembali atau mengubah pengaturan konfigurasi pada Windows guna memasukkan pilihan untuk file dan pengaturan di bawah ini:

Berkas System.ini
Berkas Win.ini
Berkas Boot.ini
Program yang diatur untuk memuat selama proses startup (program tersebut disebutkan di dalam folder Startup dan di dalam registri)
Pengaturan lingkungan
Pengaturan internasional
Untuk menghindari salah satu item dari proses pemuatan ketika Anda me-restart komputer, gunakan salah satu dari dua metode berikut:
Klik tab Umum, kemudian klik Startup Diagnostik - hanya memuat perangkat dasar dan layanan. Saat Anda menggunakan opsi ini, driver perangkat dan perangkat lunak dimuat saat Anda me-restart komputer.

CatatanKetika Anda menggunakan metode ini, layanan Microsoft seperti Jaringan, Plug and Play, Log Peristiwa, dan Pelaporan Kesalahan tidak dapat digunakan untuk sementara waktu. Anda juga menghapus secara permanen semua titik pemulihan untuk utilitas Pemulihan Sistem. Jangan menggunakan metode ini jika Anda ingin tetap memakai titik pemulihan Anda untuk Pemulihan Sistem, atau apabila Anda harus menggunakan layanan Microsoft untuk menguji suatu masalah.
Klik tab Umum, dan kemudiaan klik Startup Selektif. Anda dapat memilih file dan pengaturan yang Anda ingin dimuat oleh komputer saat Anda me-restart komputer. Anda dapat memilih salah satu dari beberapa opsi berikut:
Memproses file SYSTEM.INI
Memproses file WN.INI
Memuat Layanan Sistem
Memuat Item Startup

Pengaturan di bawah ini berlaku untuk beberapa opsi di bawah ini:
Apabila kotak centang dipilih, file konfigurasi diproses saat Anda me-restart komputer.
Apabila kotak centang dikosongkan, file konfigurasi tidak diproses saat Anda me-restart komputer.
Jika kotak centang dipilih, akan tetapi tidak tersedia, beberapa item tetap memuat dari file konfigurasi saat Anda me-restart komputer.
Jika kotak centang tidak dipilih, akan tetapi tidak tersedia, file konfigurasi tidak tampil di komputer.
Anda tidak dapat mengosongkan kotak centang Gunakan BOOT.INI Asli .
CatatanKetika Anda mengosongkan kotak centang Muat Layanan Sistem, maka Anda menonaktifkan layanan Microsoft seperti Jaringan, Plug and Play, Log Peristiwa, dan Pelaporan Kesalahan. Anda juga menghapus secara permanen semua titik pemulihan untuk utilitas Pemulihan Sistem. Jangan mengosongkan kotak centang jika Anda ingin tetap memakai titik pemulihan Anda untuk Pemulihan Sistem, atau apabila Anda harus menggunakan layanan Microsoft untuk menguji suatu masalah.
Sebelum Anda memulai sesi pemecahan masalah, Anda dapat menggunakan utilitas Konfigurasi Sistem untuk memulai operasi Pemulihan Sistem. Untuk melakukannya, klik tab Umum, dan lalu klik Luncurkan Pemulihan Sistem. Kemudian Anda dapat membuat titik pemulihan yang dapat digunakan untuk memulihkan komputer Anda ke keadaan sebelumnya.

Untuk mencegah setiap item atau baris dari file konfigurasi tertentu dimuat ketika Anda me-restart komputer, klik tab untuk file konfigurasi tertentu itu, kemudian klik untuk mengosongkan kotak centang untuk setiap item atau baris yang tidak ingin Anda muat. Kotak centang yang tidak tersedia pada tab SYSTEM.INI dan WIN.INI menunjukkan bahwa baris tersebut dihapus untuk sementara oleh utilitas Konfigurasi Sistem.

Untuk mengubah posisi item atau baris yang sedang aktif, klik item atau baris yang berbeda atau klik Geser Ke Atasatau Geser Ke Bawah untuk memindahkan ke baris yang berbeda.
Untuk membuat entri baru pada salah satu dari file konfigurasi, klik Baru.
Untuk mengedit baris yang telah dipilih, klik Edit.
Catatan Ketika Anda melakukan klik untuk mengosongkan kotak centang untuk item atau baris, opsi Startup Selektif pada tabUmum terpilih secara otomatis.

Setelah Anda membuat pilihan yang Anda inginkan, klik OK, dan kemudian restart komputer ketika Anda diminta untuk memulai perubahan.

Untuk mengekstrak file Windows langsung dari file kabinet, klik tab Umum, kemudian klik Rentangkan Berkas.

Untuk memverifikasi bahwa semua berkas konfigurasi dan semua item yang terdaftar pada berkas-berkas tersebut dimuat saat Anda me-restart komputer, klik tab Umum, kemudian klik Startup normal.

Mungkin anda pernah mengalami gejala pada Windows XP anda seperti ada gangguan atau tidak berjalan semestinya, terutama bila ada file system yang hilang atau rusak (files missing/corrupt).
Keadaan tersebut bisa disebabkan oleh banyak hal. Misalnya karena seringnya mati listrik yang menyebabkan data corruption di hard disk, karena proses install/uninstall berbagai software yang tidak sempurna, atau karena virus, atau juga karena tidak sengaja terhapus.

Salah satu alternatif untuk mengatasinya, bisa menggunakan sebuah program/tool yang memang sudah disediakan (bawaan) Windows XP, yaitu sebuah tool yang namanya Windows File Protection. Program ini fungsinya adalah untuk memperbaiki file system yang hilang/rusak, yaitu dengan memeriksa (scan) file-file penting (system files) yang diperlukan oleh Windows XP, cek integritas setiap file tersebut, dan secara otomatis akan menggantinya dengan yang file system yang asli bila diperlukan.

Menjalankan Windows File Protection
Untuk mengaktifkannya, berhubung pada menu Programs di Start Menu tidak ditampilkan tool ini, maka harus dijalankan melalui perintah di menu Run. Caranya, klik Start Menu –> Run. Atau bisa juga tekan tombol Win+R (tekan tombol bergambar Windows dibarengi dengan tekan tombol huruf R) di keyboard. Selanjutnya ketikkan perintah ini di menu Run:
sfc /scannow

Laku tekan tombol Enter atau klik OK. Perintah tersebut akan memunculkan kotak dialog Windows File Protection.

Kemudian tool ini akan meminta anda untuk memasukkan CD setup Windows XP dengan versi yang tentu harus sesuai dengan Windows XP yang sedang anda jalankan (misalnya Windows XP Professional Service Pack 3). Selanjutnya silahkan ikuti saja petunjuk yang ada.

Sebagai catatan, tool ini hanya buat Windows XP dan Windows Server 2003 saja dan yg windows 7 belum dicoba.


Install ulang sebenarnya tidak terlalu diperlukan ketika komputer kita mengalami masalah kecil yang tidak terlalu serius. Malah kita dapat memperbaiki komputer dengan mudah dan cepat, hanya membutuhkan satu kali restart. Ya, program yang membantu kita memperbaiki windows xp adalah System Restore, program yang jarang kita dengar. Program tersebut berfungsi mengembalikan/restore settingan komputer kita ke keadaan sebelum komputer error.

Bagaimana caranya?
Kita harus memiliki Restore Point sebagai penanda keadaan sebelum komputer error. Jadi setting komputer kita ketika normal disimpan sementara di restore point, saat terjadi error, dengan cepat komputer bisa memanggil kembali setting tersebut dan masalah selesai. Cara menggunakan system restore:

1. Buka Start > All Program > Accessories > System Tools > System Restore. 



2. Untuk membuat System Restore Point, tandai Create a Restore Point. Untuk memperbaiki komputer tanpa install ulang, tandai Restore my computer to an earlier time. Klik next.



3. Komputer akan mencari system restore point terbaru yang tersimpan (Sekedar informasi, komputer selalu membuat system restore point baru ketika kita menginstall suatu software, apapun itu). Setelah memilih restore point, lalu klik next.

4. Kita akan mengembalikan keadaan komputer kita pada waktu yang kita pilih tadi lewat restore point. Tutup semua program dan simpan semua data sebelum restoring, karena komputer akan otomatis ter-restart setelah kita klik next.

5. Dan komputer kita kembali ke keadaan semula!


Dengan System Restore, kita bisa memperbaiki komputer windows xp tanpa install ulang.